Politap Four S ( Smart, Speed, Sincere, Solid)

Politap Gelar Seminar Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2020

Seminar Hasil Penelitian dan PKM Hibah Internal Politeknik Negeri Ketapang 2020 yang diselenggarakan di Nevada Hotel Ketapang pada Rabu (16/12) dihadiri oleh 9 peneliti dan 4 pengabdi yang terdiri dari Dosen dengan berbagai macam disiplin ilmu dan program studi yang ada di Politap. Seminar kali ini di ketuai oleh Maya Santi, S,Pd., MT. yang juga selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3KM), seminar hasil juga menghadirkan Endro Setiawan dari Universitas Nasional selaku peneliti dari Kantor Balai Taman Nasional Gunung Palung selaku pembicara dalam Sharing Session. Unsur Pemda dihadiri oleh Distanak, Diskominfo, Bappeda, Dinas Kesehatan dan Diskoperindag Kabupaten Ketapang.
Endang Kusmana selaku Direktur Politap menuturkan bahwa kegiatan seminar kali ini merupakan tahun kedua, tujuan seminar kali adalah untuk melaporkan hasil akhir dari masing- masing peneliti dan pengabdi yang sudah dilaksanakan agar bisa dipublikasikan dan diseminasikan kepada seluruh masyarakat luas. Hasil penelitian kali ini pun wajib dimuat kedalam jurnal nasional ataupun internasional baik yang sudah terakreditasi ataupun yang masih dalam kategori belum terakreditasi namun sudah bereputasi secara institusi. Selanjutnya Endang menuturkan sangat jarang kegiatan-kegiatan seperti ini dilakukan untuk itu perlu kolaborasi baik dari perguruan tinggi, pemerintah daerah dan industri, selama ini hanya habis di jurnal, kedepan diharapkan adanya hilirisasi atas riset yang dilaksanakan, anggaran tahun ini telah menghasilkan 21 judul penelitian dan 12 judul PKM dan diupayakan setiap tahun bertambah. Politap juga telah membentuk pengelola jurnal yang siap menampung jurnal hasil riset baik dari internal maupun eksternal, dan baru baru ini telah di bentuk sentra HKI untuk kekayaan inteletual hasil riset dan produk, diharapkan kedepan produk-produk UKM bisa didaftarkan, dan Politap menjadi konsultannya atas produk-produk tersebut agar bisa dilindungi secara hukum dan memilki nilai ekonomi, ada 30 UKM yang kita undang untuk sharing terhadap potensi dan kendala yang dihadapi agar di ciptakan teknologi tepat guna untuk kedepannya. @u2d

Bagikan Berita Ini