logo

Mandiri

Unggul

Disiplin

Politap Mengelar Rapat Evaluasi Semester Genap Ta 2019/2020

Wakil Direktur I bidang Akademik Adha Panca Wardanu memimpin rapat evaluasi pembelajaran semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 Rabu 12 Agustus 2020 di ruang rapat Direktur, rapat evaluasi dihadiri Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi dan Kepala Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (P4MP) Politekni Negeri Ketapang. Wakil Direktur I dalam pembukaannya menyampaikan hasil evaluasi pembelajaran terutama yang berkaitan dengan penerapan pembelajaran daring. Evaluasi ditujukan untuk 1). Mengetahui Respon Mahasiswa Politap Terhadap Proses Belajar Mengajar Daring, 2). Mengetahui Kebutuhan Data Internet dalam Pembelajaran Daring, 3). Mengetahui Efektifitas Pembelajaran Daring Menurut Mahasiswa Politap.

Berdasarkan hasil evaluasi terhadap jumlah sampel 477 responden mahasiswa pada 8 program studi yang dilakukan pada sejak tanggal 27 Juli 2020 sampai dengan 10 Agustus 2020 dengan menggunakan kuisioner google forms dengan jumlah responden masing-masing prodi adalah 81 mahasiswa Teknik Informatika, Teknik Elektro (75 orang), Agroindustri (60 orang), Perawatan Jalan dan Jembatan (59 orang), Budidaya Tanaman Perkebunan (50 orang), TPHP (50 orang), Teknik Pertambangan (47 orang) dan Perawatan dan Perbaikan Mesin (47 orang) menunjukan :

  1. Fasilitas pembelajaran Daring, menunjukan menggunakan wifi 7% dan SIMCard (Kuota) 93%
  2. Kuota yang dihabiskan mahasiswa dalam satu hari pembelajaran, menunjukan >1GB (67,1%), 500Mb – 1 GB (23,7%), 100-500MB (7,5%) dan <100Mb (1,7%)
  3. Aplikasi yang digunakan Dosen dalam pembelajaran Daring menunjukan, 35,4% menggunakan google classroom, 33,8% menggunakan Edlink, 16,7% Whatsapp, 7,2% zoom meeting dan 7% lainnya.
  4. Tingkat kepemahaman mahasiswa terhadap pembelajaran daring menunjukan, sangat paham (7%), Paham (14,6%), cukup paham (52,4%), tidak paham (26,5%) dan sangat tidak paham (3%)
  5. Tingkat Efektifitas Dan Efesiensi Pembelajaran Daring menunjukan, sangat efektif dan efisien (1,5%), Efisien dan efektif (9,5%), cukup efektif dan efisien (30,1%), Kurang efektif dan efisien (53,1%), sangat tidak efektif dan efisien (5,9%),
  6. Pembelajaran daring bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja menunjukan sangat setuju (9,9%), setuju (42, 7%), Kurang setuju (37,1%), Tidak setuju (8,2%) dan Sangat tidak setuju 2,1%),
  7. Pembelajaran daring membuat proses pembelajaran lebih terorganisasi, menunjukan sangat setuju (2,8%), Setuju (26,8%), kurang setuju (56,5%), tidak setuju (12,1%) dan sangat tidak setuju 1,9%).
  8. Tingkat Mahasiswa lebih sering berinteraksi dalam pembelajaran daring dibanding pembelajaran tatap muka, menunjukan Ya (19,6%), Tidak (55,7%) dan mungkin (24,7%)
  9. Dosen menyampaikan materi dengan jelas, menunjukan Ya (39,9%), Tidak (20,9%) dan mungkin (39,2%)

Dalam kuisioner juga diperoleh informasi hambatan yang dihadapi mahasiswa dalam pembelajaran daring yaitu 1). Jaringan Internet Kurang memadai 2). Terbatasnya kuota internet 3). Biaya Kuota mahal 4). Sulit memahami materi 5). Dosen banyak memberikan tugas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan cara mahasiswa mengatur waktu dalam perkuliahan daring, tugas kuliah dan tugas rumah yaitu : 1). Fokus pada jadwal kuliah yang ditentukan oleh Dosen 2). Mengerjakan pada waktu luang 3). Langsung dikerjakan ketika diberikan tugas 4). Membuat jadwal dan catatan kecil dan 5). Menyelesaikan tugas rumah terlebih dahulu setelah itu tugas kuliah

Kritik dan Saran mahasiswa  terkait Proses Belajar Mengajar pada masa pandemi covid-19 yaitu : 1).  Mohon bantuan kuota internet kepada mahasiswa 2). Selama kuliah daring penyampaian materi yang susah dipahami 3). Pengumpulan Tugas tidak mengharuskan mahasiswa selalu tepat waktu. Jika deadline sudah habis, untuk memberikan tambahan waktu. Karena tidak semua mahasiswa berada diwilayah akses internet yang bagus. 4). Mengurangi memberikan tugas ke mahasiswa sehingga tugas menumpuk. 5). Semoga perkuliahan tatap muka segera dilaksanakan tentunya dengan protokol kesehatan di era new normal

Dalam rapat ini juga disepakati kalender akademik Tahun Akademik 2020/2021 yang akan segera mendapat pertimbangan Senat dengan rencana perkuliahan semester gasal TA 2020/2021 dimulai tanggal 7 September 2020.

Bagikan Ini :
Comments are closed.