Ketapang, 9 Februari 2026 – Politeknik Negeri Ketapang (Politap) kembali memperkuat sinergi dengan dunia industri melalui kegiatan Sharing Session Industri Perhotelan yang diselenggarakan bersama Aston Ketapang City Hotel pada Senin, 9 Februari 2026 di Aula Lantai 2 Gedung Direktorat Politeknik Negeri Ketapang. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Politeknik Negeri Ketapang yang antusias untuk memperoleh wawasan langsung mengenai dunia kerja di sektor perhotelan.
Kegiatan tersebut menghadirkan para praktisi dari jaringan Archipelago International, yakni Regional General Manager Archipelago International, I Gede Arya Pering Arimbawa, S.E., S.Tr.Par., M.Si., CHA., CHIA., General Manager Aston Ketapang City Hotel, Rahmat Agus Santoso, serta Hotel Manager favehotel Ketapang, Johnson Ungkap Sondang. Kehadiran para praktisi industri ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai perkembangan industri hospitality, tantangan yang dihadapi, serta peluang karier di bidang perhotelan.
Direktur Politeknik Negeri Ketapang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau mengucapkan terima kasih kepada Aston Ketapang City Hotel yang telah berinisiatif dan berkomitmen untuk berbagi pengalaman serta pengetahuan kepada mahasiswa Politeknik Negeri Ketapang.
Menurut beliau, kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri merupakan hal yang sangat penting. Melalui kegiatan seperti sharing session ini, mahasiswa dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai kebutuhan industri serta kompetensi yang harus dipersiapkan sebelum memasuki dunia kerja.
Direktur Politeknik Negeri Ketapang juga menegaskan bahwa perguruan tinggi vokasi memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis dan sikap profesional yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Sebagai perguruan tinggi vokasi, Politap memiliki tanggung jawab besar untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri seperti kegiatan sharing session ini menjadi sangat strategis,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa industri perhotelan merupakan sektor yang terus berkembang dan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis sekaligus kemampuan komunikasi, etika kerja, serta sikap profesional yang baik.
“Melalui kegiatan ini kami berharap mahasiswa dapat memperoleh gambaran nyata mengenai dunia kerja, budaya industri, serta kompetensi yang perlu dipersiapkan agar mampu bersaing di dunia profesional,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, para narasumber juga berbagi pengalaman mengenai perjalanan karier di industri hospitality, tantangan dalam mengelola operasional hotel, hingga pentingnya membangun karakter, disiplin, serta kemampuan komunikasi dalam dunia kerja.
Direktur Politeknik Negeri Ketapang juga berpesan kepada para mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan berharga tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia mengajak mahasiswa untuk aktif berdiskusi dan menggali pengetahuan dari para praktisi yang telah berpengalaman di industri.
Kegiatan Sharing Session Industri Perhotelan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi mahasiswa Politeknik Negeri Ketapang dalam menambah wawasan mengenai dunia kerja, sekaligus memperkuat sinergi antara Politeknik Negeri Ketapang dan Aston Ketapang City Hotel dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (Finn)





