1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. POLITAP Mantapkan Tata Kelola Laboratorium melalui Pelatihan K3 dan Sertifikasi Kompetensi BNSP

POLITAP Mantapkan Tata Kelola Laboratorium melalui Pelatihan K3 dan Sertifikasi Kompetensi BNSP

Ketapang, 16-17 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium pendidikan, Politeknik Negeri Ketapang (Politap) menyelenggarakan In-House Training Peningkatan Kapasitas Tata Kelola dan Implementasi K3 Laboratorium serta Kesiapan Sertifikasi Kompetensi BNSP pada Kamis–Jumat, 16–17 Juli 2026, bertempat di Aula Politeknik Negeri Ketapang.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Laboratprium dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), serta tenaga kependidikan yang terlibat dalam pengelolaan laboratorium. Pelatihan diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen Politap dalam membangun laboratorium yang aman, tertib, dan memenuhi standar nasional, sekaligus mempersiapkan peserta menghadapi asesmen sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Direktur Politeknik Negeri Ketapang secara resmi membuka kegiatan sekaligus menyampaikan pentingnya penguatan budaya keselamatan kerja dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi.

“Laboratorium bukan sekadar tempat praktikum, tetapi merupakan lingkungan belajar yang harus mampu menjamin keselamatan seluruh penggunanya. Oleh karena itu, penerapan tata kelola laboratorium yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta budaya K3 menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Saya berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi peserta sekaligus mempersiapkan diri menghadapi asesmen sertifikasi kompetensi BNSP,” ungkap Direktur.

Direktur juga mengapresiasi kehadiran narasumber dan seluruh peserta yang telah berkomitmen mengikuti pelatihan sebagai bagian dari peningkatan mutu institusi. Menurutnya, sertifikasi kompetensi merupakan langkah strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia yang profesional dan memiliki daya saing di bidang pengelolaan laboratorium.

Pelatihan menghadirkan Suratman, S.T., M.T., Asesor BNSP sekaligus PLP Ahli Madya, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Suratman menekankan bahwa penerapan K3 laboratorium tidak hanya berfokus pada pemenuhan administrasi, tetapi juga membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, dan pengendalian risiko di lingkungan laboratorium.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai aspek pengelolaan laboratorium, antara lain tata kelola dan implementasi K3 laboratorium, penyusunan bukti portofolio Petugas K3 Laboratorium, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan persyaratan lain yang berlaku, penerapan keselamatan kerja di laboratorium dan lingkungan kerja, pelaksanaan serta pemantauan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), hingga persiapan menghadapi asesmen sertifikasi kompetensi BNSP Skema Petugas K3 Laboratorium.

Melalui penyampaian materi yang dipadukan dengan diskusi dan pendampingan teknis, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implementasi K3 sekaligus penyusunan dokumen yang menjadi bagian penting dalam proses asesmen sertifikasi.

Kegiatan ini menjadi tahap awal sebelum pelaksanaan asesmen sertifikasi kompetensi BNSP Skema Petugas K3 Laboratorium yang dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Juli 2026. Diharapkan, melalui pelatihan ini, kompetensi pengelola laboratorium di lingkungan Politeknik Negeri Ketapang semakin meningkat sehingga mampu mendukung terciptanya laboratorium pendidikan yang aman, profesional, dan sesuai dengan standar nasional. (Finn)

Bagikan artikel ini

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp