1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Jurusan Pertanian dan Bisnis POLITAP Perkuat Kurikulum OBE untuk Raih Akreditasi Unggul

Jurusan Pertanian dan Bisnis POLITAP Perkuat Kurikulum OBE untuk Raih Akreditasi Unggul

Ketapang, 29-30 Juli 2026 – Politeknik Negeri Ketapang (POLITAP) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dan Strategi Persiapan Akreditasi Program Studi di LAM-PTIP Menuju Akreditasi Unggul selama dua hari, pada 29–30 Juli 2026, bertempat di Aula Gedung Direktorat Lantai 2. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Feri Kusnandar, M.Sc. dari IPB University dan diikuti oleh dosen serta tim program studi di lingkungan Jurusan Pertanian dan Bisnis.

Workshop dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Ketapang, Irianto SP., S.ST., M.MA. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak lagi hanya dituntut menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, kemampuan beradaptasi, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan dunia kerja dan masyarakat. Oleh karena itu, transformasi kurikulum melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE) menjadi sebuah kebutuhan yang tidak dapat ditunda.

Direktur menjelaskan bahwa penerapan OBE merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh proses pendidikan berorientasi pada capaian pembelajaran yang terukur, relevan dengan kebutuhan dunia industri, serta selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan lulusan Politeknik Negeri Ketapang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan zaman dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa workshop ini menjadi momentum penting bagi Jurusan Pertanian dan Bisnis untuk menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman, serta menyusun kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu menjawab harapan para pemangku kepentingan. Direktur juga mengingatkan bahwa akreditasi bukanlah tujuan akhir, melainkan konsekuensi dari komitmen dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Keberhasilan peningkatan mutu, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui kolaborasi, komitmen, dan sinergi seluruh sivitas akademika.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai penyusunan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Narasumber menjelaskan konsep dasar OBE, penyusunan capaian pembelajaran lulusan (CPL), pemetaan mata kuliah, hingga strategi implementasi kurikulum yang berorientasi pada hasil belajar. Setelah sesi pemaparan, peserta melanjutkan kegiatan melalui diskusi dan penyusunan dokumen kurikulum di masing-masing program studi sebagai bentuk implementasi materi yang telah diperoleh.

Sementara itu, pada hari kedua, workshop difokuskan pada materi “Strategi Persiapan Akreditasi di LAM-PTIP Menuju Akreditasi Unggul.” Dalam sesi ini, Prof. Dr. Ir. Feri Kusnandar, M.Sc. memaparkan strategi penyusunan dokumen akreditasi yang berbasis bukti (evidence-based), pemenuhan kriteria penilaian LAM-PTIP, serta pentingnya membangun budaya mutu yang berkesinambungan di lingkungan program studi. Peserta juga berdiskusi mengenai langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan luaran tridarma sebagai bagian dari indikator penilaian akreditasi.

Selama dua hari pelaksanaan, workshop berlangsung secara interaktif dengan berbagai sesi diskusi dan praktik penyusunan dokumen. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan kurikulum yang implementatif sesuai prinsip OBE sekaligus memperkuat kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi di LAM-PTIP.

Melalui workshop ini, Politeknik Negeri Ketapang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi melalui penguatan kurikulum berbasis capaian pembelajaran serta pembangunan budaya mutu yang berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan program studi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing serta mampu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Bagikan artikel ini

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp