1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Dosen POLITAP Raih Sertifikat Desain Industri untuk Kemasan Produk “Ale-Ale Crispy”

Dosen POLITAP Raih Sertifikat Desain Industri untuk Kemasan Produk “Ale-Ale Crispy”

Ketapang, 11 Juni 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Politeknik Negeri Ketapang (POLITAP). Dosen Program Studi D3 Agroindustri, A. Nova Zulfahmi, S.Pi., M.Sc., berhasil memperoleh Sertifikat Desain Industri dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum Republik Indonesia, atas karya inovatif berjudul “Kemasan Ale-Ale Crispy”.

Sertifikat Desain Industri tersebut memberikan perlindungan hukum terhadap desain visual kemasan yang mencakup komposisi warna, garis, bentuk, serta tampilan estetika produk dengan Nomor Pendaftaran IDD000086495. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen dosen POLITAP dalam menghasilkan inovasi yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memperoleh pengakuan dan perlindungan hukum sebagai bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Keberhasilan ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi Politeknik Negeri Ketapang karena menunjukkan bahwa karya inovasi yang dihasilkan sivitas akademika mampu memenuhi standar kebaruan (novelty) dan layak memperoleh perlindungan desain industri. Selain menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas, perlindungan tersebut juga memberikan kepastian hukum bagi pencipta sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari suatu produk.

Produk Ale-Ale Crispy sendiri merupakan inovasi olahan pangan berbasis potensi lokal Kabupaten Ketapang. Melalui desain kemasan yang menarik, informatif, dan memiliki identitas visual yang kuat, produk diharapkan mampu meningkatkan daya tarik konsumen serta memperluas peluang pemasaran di tingkat regional maupun nasional. Desain kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga menjadi media komunikasi yang mencerminkan kualitas, karakter, dan keunikan produk lokal.

Sebagai perguruan tinggi vokasi, Politeknik Negeri Ketapang terus berkomitmen mendorong hilirisasi hasil penelitian dan inovasi agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat maupun dunia industri. Perlindungan terhadap kekayaan intelektual menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan daya saing inovasi sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

Keberhasilan yang diraih A. Nova Zulfahmi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, maupun mitra industri untuk terus mengembangkan kreativitas dan menghasilkan karya inovatif yang memiliki nilai tambah serta memperoleh perlindungan hukum melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual.

Melalui berbagai capaian di bidang inovasi dan kekayaan intelektual, Politeknik Negeri Ketapang optimis dapat terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul, inovatif, dan adaptif dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia serta pemanfaatan potensi lokal menuju Indonesia yang berdaya saing.

Bagikan artikel ini

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp